Hari Ini

"..Sebaik-baiknya kalian adalah yang paling memberi manfaat untuk orang lain.."

Ngintip Otak Remaja

Remaja kadang punya pemikiran dan tindakan yang ga bisa diduga oleh orangtua ataupun masyarakat.  Karena itu, ga ada salahnya untuk ngintip sebentar bagaimana isi  otak remaja. check diz out!!

Pada orang dewasa, berbagai bagian dari otak bekerja sama untuk mengevaluasi pilihan-pilihan yang ada, membuat keputusan dengan beberapa pertimbangan dan bertindak sesuai dengan situasi yang ada saat itu tampa menafikan adanya resiko.

Tapi otak remaja ga bekerja kaya gitu, coz.. berbagai pusat di otak belum berkembang secara sempurna.  Masih ada kabel-kabel yang longgar di Otak Remaja, so..sistemnya belum bekerja sempurna, akhirnya ada kontrol yang kurang baik. Kontrol dari otak adalah korteks prefrontal, yaitu bagian dari otak yang berfungsi memberikan bentuk penilaian, mengontrol rangsangan dan juga emosi. Selain itu bagian dari otak ini juga membantu mengerti pemikiran orang lain (wah,,fungsi nih kl buat curhat-curhatan :-p ).

Korteks prefrontal ini akan berkomunikasi dengan bagian lain dari otak melalui koneksi yang disebut dengan sinapsis. Dan para ilmuwan bilang kalo pertumbuhan dari sinapsis ini lebih banyak terjadi di usia remaja.
Tapi jika terlalu banyak sinapsis, maka lebih banyak masalah yang akan datang karena belum tercipta pusat kontrol yang baik. jadi.. seseorang cenderung untuk mempertahankan komponen yang paling sering digunakan dan menyingkirkan sesuatu yang berlebihan.

Pada remaja proses pengurangan ini akan dimulai di bagian belakang otak dan nantinya akan bergerak ke depan, sehingga bagian korteks prefrontal yang menjadi bagian penting dalam pusat kontrol adalah yang terakhir di pangkas. Karenanya pusat kontrol ini belum terlalu sempurna pada saat seseorang masih di usia remaja, dan kemungkinan baru akan berkembang sempurna saat mencapai usia 20-an tahun.

Jika seseorang tidak memiliki ‘remote kontrol’ untuk memutuskan sesuatu di otak, maka orang akan menggunakan struktur bagian otak lain dan tentunya akan menjadi lebih sulit(makanya banyak yang ngeluh “gw bingung..tp gw ga tau bingung kenapa!! lho..ko?? :D).  Remaja menggunakan bagian belakang otak untuk mengambil keputusan, sedangkan orang dewasa memprosesnya di Lobus Frontal (otak bagian depan). Makanya  orang dewasa bisa mengambil keputusan lebih cepat.

Selain itu, otak orang dewasa akan mendapatkan respons yang cepat jika melihat adanya kesalahan. Otak orang dewasa akan melihat kesalahan sebelum 80 milidetik berlalu, tapi pada otak remaja hal ini tidak akan terjadi sehingga remaja tidak melihat kesalahan tersebut (makanya..kalo dibilangin ma yang tua’an tu nurut!! :p). Sementara itu bagian otak Nucleus Accumbens sudah berkembang dengan baik sejak remaja, yaitu daerah di otak yang mencari kesenangan dan reward (sekarang sadar kenapa hey kalian remaja pengennya maeeeeeenn mulu). Aktivitas bagian otak ini akan lebih besar jika menerima imbalan atau kesenangan yang menengah dan besar..haha..itu sebabnya kenapa Abi kasih nilai buat siapa aja yang bertanya dan menjawab or ikut partisipasi dalam KBM pelajaran KWU😀

elyaum…postingan laen nyusul tar sore … ^_^

Filed under: Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

September 2010
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
%d bloggers like this: